6 Ciri Intimate Wedding yang Trend di Kalangan Gen Z



Pernikahan modern kini semakin mengarah pada konsep yang sederhana dan bermakna. Di tengah perubahan gaya hidup, intimate wedding menjadi pilihan favorit Gen Z karena terasa lebih hangat dan dekat. Konsep ini menekankan momen kebersamaan tanpa keramaian berlebihan. Fokusnya bukan pada kemewahan, tetapi pada pengalaman yang tulus.

Melalui artikel ini, Anda akan mengenal ciri pernikahan berkonsep intim yang sedang tren. Dengan begitu, Anda bisa menentukan konsep yang sesuai dengan karakter dan nilai yang ingin dihadirkan di hari istimewa. Yuk, simak sampai selesai!

Ciri Intimate Wedding

Pernikahan intim semakin diminati karena menghadirkan suasana yang hangat dan penuh makna. Berikut beberapa ciri utama yang membuat pernikahan ini terasa lebih personal dan berbeda dari pernikahan pada umumnya.

1. Tamu Terbatas

Jumlah undangan pada pernikahan intim umumnya berkisar antara 30 hingga 150 orang. Tamu yang hadir dipilih secara selektif dan terbatas pada keluarga inti serta sahabat terdekat. Pembatasan jumlah ini membantu pasangan mengatur acara secara lebih terfokus, tertata, dan sesuai dengan kapasitas venue yang dipilih.

2. Suasana Lebih Akrab

Suasana dalam pernikahan intim atau intimate wedding terasa lebih hangat dan dekat. Tidak ada jarak antara pasangan dan para tamu yang hadir. Interaksi berlangsung lebih natural dan emosional. Setiap momen dapat dinikmati bersama, mulai dari prosesi hingga perayaan, sehingga ikatan kebersamaan terasa lebih kuat sepanjang acara berlangsung.

3. Venue Unik dan Lebih Intim

Venue yang dipilih biasanya bukan ballroom besar, melainkan lokasi dengan nuansa lebih personal. Taman, villa, rooftop, galeri seni, atau area semi outdoor menjadi pilihan favorit. Tempat-tempat ini memberikan kesan private dan cozy, sekaligus menciptakan pengalaman pernikahan yang terasa dekat, tenang, dan tidak terlalu formal.

4. Dekorasi Simple tapi Estetik

Gen Z cenderung memilih dekorasi bergaya modern, bersih atau clean, dan earthy. Palet warna netral seperti sage, beige, terracotta, hingga putih tulang menjadi favorit. Warna tersebut biasanya akan dipadukan dengan kain organza, bunga yang masih segar, serta pencahayaan hangat untuk menciptakan tampilan yang sederhana, estetik, dan tetap elegan.

5. Konsep Acara Lebih Personal

Acara pernikahan intim biasanya diisi dengan sesi tukar janji, cerita perjalanan cinta, pemutaran video kebersamaan, hingga doa bersama. Setiap rangkaian disusun agar terasa menyentuh dan bermakna. Acara tidak hanya mengikuti susunan formal, tetapi juga memberi ruang bagi pasangan untuk mengekspresikan kisah dan perasaan mereka.

6. Budget Terkontrol, namun Wedding Tetap Berkelas

Jumlah tamu yang terbatas membuat pasangan lebih leluasa dalam mengatur anggaran pernikahan. Dana dapat dialokasikan pada detail yang dianggap penting, seperti dokumentasi bergaya sinematik, dekorasi artistik, atau pilihan menu premium. Hasilnya, acara tetap terasa berkelas tanpa harus mengeluarkan biaya berlebihan.

Sempurnakan Pernikahan Anda Bersama Frank & co.

Intimate wedding menjadi pilihan ideal bagi Gen Z yang ingin menghadirkan pernikahan bermakna, hangat, dan penuh kedekatan. Dengan tamu terbatas, suasana akrab, hingga konsep yang personal, pernikahan terasa semakin mencerminkan karakter pasangan. Tak hanya mengikuti tren, konsep ini juga membantu pasangan fokus pada momen sakral dan orang-orang terpenting di hari bahagia.

Agar momen tersebut semakin sempurna, lengkapi pernikahan Anda dengan cincin nikah atau set perhiasan seserahan dari Frank & co. yang elegan dan berkualitas. Desainnya timeless dan cocok untuk menemani kisah cinta seumur hidup. Kunjungi official website Frank & co. untuk

0 komentar: