Posted by : Windi Ariska Kamis, 29 September 2016

anak hiperaktif

Anak yang hiperaktif tentunya akan membuat anda sebagai orangtua merasa kewalahan dalam mengasuhnya, karena biasanya anak yang hiperaktif ditandai dari cara dan prilakunya yang berlebih, misalnya melakukan hal yang berlebihan ketika ia bermain, atau bisa saja dijauhi teman – temannya, karena anak hiperaktif biasanya mempunyai sikap yang lebih galak dan cenderung ingin selalu diperhatikan. Perlu langkah tepat dalam mengatasi anak yang hiperaktif, karena anak hiperaktif bisa terjadi dari beberapa faktor yang dtimbulkannya, misalnya kesalahan dalam mendidik, atau konsumsi makanannya yang kurang efektif, karena saat ini ada banyak jajanan yang berbahaya bagi kesehetan anak, sehingga anak mempunyai perilaku diluar batas. Berikut makanan yang harus dihindari anak yang hiperaktif.
Hindari makanan kemasan praktis dan siap saji.
Penyebab dari anak yang hiperaktif bisa saja terjadi akibat dari zat dan bahan pengawet yang sangat berbahaya bagi tubuhnya, sehingga memicu terjadinya perkembangan otak yang aktif dan berprilaku di luar pikirannya, sehingga ada rasa yang mendorong pada diri anak kalau dirinya mampu melakukan segala hal. Anak yang hiperaktif , tidak menutup kemungkinan akan berani melompat dari ketinggian walaupun sangat berbahaya bagi dirinya, hal tersebut tentu akan menjadikan anak berbahaya dan selalu harus ditemani ketika anak bermain. Oleh karena itu untuk mengatasi anak hiperaktif harus dihindarkan dari makanan yang mengandung bahan pengawet serta bahan dan zat yang berbahaya bagi tubuhnya seperti minuman atau makanan kaleng dan kemasan.
Konsultasikan pada ahli kesehatan anak.
Menghadapi anak yang hiperaktif juga anda bisa mengonsultasikannya langsung kepada para pakar dan kesehatan anak, biasanya dalam hal ini anak akan diterapi, baik dari segi pisik, mental dan pengaturan asupan gizi dan makanan yang diatur dan ditentukan oleh para ahli tersebut.
Berikan ia nutrisi seimbang.
Nutrisi untuk anak memang diperlukan, tidak hanya dari makanan saja, melainkan memberikan anak susu juga sama dengan memenuhi kecukupan gizi dan nutrisinya, apalagi nutrisi yang mengarah pada otaknya sehingga meminimalisir terjadinya anak hiperaktif.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © The Production Line - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -